Rahasia Rincian Modal Usaha Gas Elpiji Mulai Awal sampai Buka - Berusaha Bisnis

Latest

Inspirasi Usaha dan Bisnis

Saturday, January 4, 2014

Rahasia Rincian Modal Usaha Gas Elpiji Mulai Awal sampai Buka

Penulis sudah menekuni bisnis berjualan gas elpiji 3 kg sebagai pengecer dalam beberapa bulan terakhir ini. Sehingga mengetahui seluk beluk usaha pertambangan ini. Ada tiga kategori yang bisa dipilih seseorang untuk memulai usaha gas elpiji, yaitu: pertama, sebagai agen. Kedua, sub distributor atau pangkalan. Ketiga, pengecer. Dari kesemua jenis usaha berjualan gas elpiji pertamina mana yang lebih menguntungkan? Tentu semua pihak yang terlibat dalam bisnis gas elpiji.

Faktor yang menentukan untung besarnya usaha jualan gas 3 kg elpiji ialah faktor pasokan yang banyak, jumlah tabung gas 3 kg yang banyak dan jumlah pelanggan yang banyak pula. Tapi kenyataannya pasokan gas 3 kg elpiji dari pertamina datangnya terlambat. Yang asalnya seminggu dua kali pengiriman pasokan gas elpiji menjadi seminggu sekali. Namun berdasarkan perhitungan penulis, usaha distributor gas elpiji 3 kg lebih menjanjikan dan menguntungkan ketimbang pengecer dan pangkalan gas.

Prospek Usaha Gas Elpiji 3 Kg
Jumlah rumahtangga di Indonesia bertambah banyak setiap hari, di sisi lain kebutuhan akan gas elpiji bagi setiap rumahtangga sangat tinggi. Seiring dengan aktivitas konversi minyak tanah ke gas,  maka urusan masak di dapur sekarang ini menggunakan bahan bakar gas elpiji terutama 3 kg karena harganya yang sangat murah dengan subsidi dari pemerintah pusat. Berbeda dengan gas elpiji ukuran 5 kg dan 12 kg yang tanpa subsidi.

Usaha berjualan isi tabung gas elpiji 12 kg, 5 kg dan terutama 3 kg sangat cocok dijalankan sebagai bisnis sampingan ibu rumah tangga, karyawan swasta dan negeri, pns, pengangguran, pelajar, mahasiswa,dll yang masih pemula dalam bisnis. Dijamin usaha berjualan gas elpiji selalu menguntungkan dan tak pernah rugi. Produk yang dijual tak pernah basi. Dan jikalau terjadi kelangkaan gas elpiji maka harganya kian naik.

Setiap rumahtangga di Indonesia dipastikan menggunakan gas elpiji pertamina dari ukuran 3 kg, 5 kg dan 12 kg. Tapi kebanyakan menggunakan isi tabung gas elpiji 3 kg. Karena harga sangat murah dan mudah dibawa. Walaupun dalam tabung melon terdapat tulisan hanya untuk orang miskin, namun tetap saja orang kaya atau kalangan menengah ke atas ada menggunakan tabung gas elpiji 3 kg. Mayoritas penduduk Indonesia berada dalam kalangan menengah ke bawah. Sehingga bisnis berjualan gas elpiji 3 kg sangat menggiurkan.

Diilustrasikan anda memiliki tabung gas 3 kg yang telah terisi sebanyak 50 buah. Dalam sehari teman bisa menjual isi tabung gas elpiji 3 kg sebanyak 50 unit. Keuntungan perhari sebesar Rp 2000 x 50 = Rp 100 ribu. Dalam sebulan penghasilan bisnis gas elpiji 3 kg sebesar Rp 100 ribu x 30 hari = Rp 3 juta. Semua itu bisa dicapai jikalau pasokan gas lancar dan pelanggan yang dimiliki sudah lumayan banyak.

Karena dominan penduduk Indonesia lemah ekonomi maka lebih banyak orang yang menggunakan gas elpiji 3 kg. Sehingga teman harus fokus bisnis pada penjualan gas elpiji 3 kg. Jalankan usaha tersebut sebagai agen, pengecer, dan sub distributor hingga berjalan lancar. Usaha berjualan gas elpiji pertamina ukuran 12 kg dan 5 kg hanyalah pelengkap.

Cara Membuka Usaha Sub Agen Gas 3 Kg
Sekarang ini untuk membuka usaha distributor gas 3 kg dan pangkalan sudah sangat sulit. Hal ini disebabkan sudah banyak distributor gas dan pangkalan gas 3 kg di suatu daerah. Sehingga pihak pertamina tidak memperkenankan dibuka lagi pangkalan atau distributor gas resmi yang jumlahnya sudah dibatasi. Atau istilahnya kuota sudah habis.

Kalau anda ingin membuka usaha sebagai sub distributor atau distributor resmi gas elpiji 3 kg pertamina harus mencari tempat baru yang masih belum ada atau masih sedikit distributor dan pangkalan gas 3 kg. dengan mendaftarkan diri kepada pihak distributor resmi gas elpiji setempat.


Rincian Modal Usaha Gas Elpiji Mulai Awal hingga Buka

Tanpa panjang lebar lagi, berikut ini rincian modal usaha gas elpiji mulai awal hingga beroperasi yang teman perlu ketahui, antara lain:

▪ Kendaraan Bermotor
Sarana transportasi untuk angkut barang gas elpiji dari distributor biasanya berupa kendaraan beroda empat pick up. Kendaraan ini juga digunakan untuk pengiriman ke sejumlah warung dan toko. Sarana transportasi bisa juga berupa motor roda tiga jikalau pelanggan belum banyak. Namun apabila pelanggan banyak teman membutubkan kendaraan beroda empat pick up untuk mengantarkan gas LPG kepada para pelanggan atau pengecer. Untuk harga motor roda tiga baru Rp 13 jutaan.

▪ Tabung Gas
Menyiapkan 200 tabung gas elpiji 3 kg. 100 tabung gas untuk pemasaran diawal usaha. 100 tabung lainnya sebagai stok. Harga tabung gas 3 kg saat ini sekitar Rp 125 ribu pertabung beserta isinya. Jadi modal usaha yang dipersiapkan untuk membeli tabung gas 3 kg sebanyak 200 tabung sebesar Rp 25 juta (200 x Rp 125 ribu) = Rp 25 juta.

▪ Lokasi Usaha
Pastikan lokasi usaha cukup luas untuk menampung banyak tabung gas elpiji 3 kg sebagai stok. Lokasi usaha gudang dan toko gas sebaiknya berada di tempat straregis yang padat penduduk. Sehingga penjualan gas 3 kg elpiji lumayan banyak perhari. Untuk lokasi usaha bisa di rumah atau menyewa tempat. Perliraan harga sewa lokasi usaha gas elpiji sekitar Rp 5 juta pertahun. 

▪ Brosur Promosi
Pembuatan brosur untuk dibagikan kepada calon pengecer untuk menambah jml pelanggan. Semakin banyak pelanggan maka akan semakin besar keuntungan yang diperoleh per sekali kirim. Biaya pembuatan dan biaya fotocopy brosur sebanyak 4.000 lembar sebesar Rp 200 ribu.

▪ Dana Investasi
Dana cadangan untuk pengembangan usaha dan biaya membeli tabung gas 3 kg sebanyak 100 tabung. Modal usaha yang dibutuhkan sebesar Rp 12,5 juta (Rp. 125.000 x 100 = Rp 12.500.000)

Total estimasi total modal usaha jualan gas elpiji pertamina 3 kg dari awal hingga berjalan sebesar Rp 55.700.000,-

Langkah Langkah Memulai Usaha Bisnis Gas Elpiji

Sementara itu, langkah-langkah untuk membuka usaha sub distributor gas elpiji 3 kg antara lain:

Mempunyai kendaraan beroda empat pickup untuk angkut antar gas elpiji dari distributor ke pengecer. Apalagi jumlah pelanggan bertambah banyak. Untuk distributor biasanya mempunyai truk besar. Kemudian menghubungi pihak distributor resmi elpiji 3 kg pertamina dan mengutarakan niat menjadi pangkalan atau sub agen. Yang jikalau disetujui kelak teman mendapat pasokan gas 3 kg dari distributor gas resmi setempat.

Mulailah dengan membeli 200 tabung gas elpiji 3 kg. Kemudian 100 gas elpiji 3 kg dikirimkan ke toko dan warung pengecer. Sedangkan 100 tabung lagi dijadikan stok cadangan. Keuntungan Rp 3000 x 100 = Rp 300 ribu per sekali ngirim. Kemudian jikalau gas elpiji 3 kg habis ditiap warung atau toko pengecer langganan maka teman mengirimkan lagi tabung gas 3 kg yang berisi di gudang sebanyak 100 buah. Sedangkan 100 tabung yang kosong dikirimkan ke distributor resmi untuk pemesanan selanjutnya. Begitu seterusnya.

Untuk meningkatkan keuntungan usaha jualan gas elpiji 3 kg sangat mudah. Sobat tinggal menambah jumlah tabung gas elpiji 3 kg dan menambah semakin banyak pelanggan atau pengecer setiap hari. Harga eceran gas 3 kg elpiji di distributor resmi sebesar Rp 18 ribu. Adapun harga gas elpiji 3 kg di tingkat sub distributor atau pangkalan Rp 21 ribu/tabung. Oleh pengecer dijual lagi gas elpiji 3 kg seharga Rp 25 ribu/tabung.

Tentu saja teman harus menentukan omzet harian yang diinginkan. Misalkan Rp 250 ribu perhari. Untuk mencapainya sangat mudah, teman harus bisa menjual gas elpiji 3 kg sebanyak 250 tabung perhari. Dengan keuntungan yang diambil sebanyak Rp 1000 pertabung. Walaupun keuntungan kecil tapi jikalau terjadi penjualan banyak per hari maka penghasilan akan tetap besar.

Dalam membuka usaha berjualan gas elpiji 3 kg, teman tidak hanya mengandalkan penjualan dari pihak pengecer. Toko usaha gas elpiji anda pun harus berusaha menjual gas 3 kg secara eceran ke tangan konsumen langsung. Sehingga keuntungan yang didapat bisa lebih besar dan dapat mencapai target penghasilan yang diidamkan.

Jika sehari bisa menjual 50 tabung dengan untung Rp 3000 pertabung maka omzet harian sebesar Rp 150 ribu. Kalkulasi keuntungan Rp 250 ribu dari omzet harian pelanggan ditambah Rp 150 ribu dari omzet harian pengecer berarti keuntungan yang didapatkan ialah Rp 400 ribu perhari. Dikalikan 30 hari maka keuntungan bisnis gas elpiji 3 kg sebesar Rp 12 juta perbulan. Bagaimana lumayan menjanjikan kan ? Hal inilah yang membuat usaha distributor gas elpiji 3 kg banyak orang yang ingin menjalankannya. Modal yang dikeluarkan besar tapi keuntungan selangit.

Namun untuk mencapai semua itu dengan omzet harian Rp 400 ribu dan keuntungan Rp 12 juta perbulan tak mudah. Hal itu dialami oleh penulis pribadi di lapangan. Kerapkali pemilik toko dan warung menolak proposal bisnis yang kita berikan dengan banyak sekali alasan. Seperti produk kurang laku. Tapi dengan kerja keras, inspirasi cerdas, ulet dan pantang mengalah semua target itu bisa dicapai berjalan waktu. Percayalah.

Masalah pelayanan merupakan aspek penting dalam keberlangsungan bisnis gas elpiji. Pastikan teman memperlihatkan pelayanan yang memuaskan pelanggan seperti pengiriman tepat waktu, harga yang bersaing, pesanan pengantaran gas elpiji gratis kapanpun 24 jam nonstop melalui sms, dll.

Salam Wirausaha ... Salam Sukses.