Rahasia Rincian Modal Usaha Ternak Lele dari Awal sampai Berhasil - Berusaha Bisnis

Latest

Inspirasi Usaha dan Bisnis

Wednesday, March 8, 2017

Rahasia Rincian Modal Usaha Ternak Lele dari Awal sampai Berhasil

Siapa sih yang tidak mengenal usaha budidaya ikan lele? Tentu semua orang mengenalnya sebagai sebuah usaha rumahan maupun dalam skala lebih besar lagi. Usaha ini sudah popular di masyarakat Indonesia semenjak lama sebagai bisnis sampingan maupun utama dengan penghasilan yang menjanjikan. Dikarenakan ikan lele sangat disukai banyak orang dari belum dewasa sampai orang bakir balig cukup akal sebagai makanan pendamping nasi. Rasanya sangat gurih, renyah, enak dan maknyos membuat setiap orang ketagihan makan ikan lele yang sedap baik dalam bentuk digoreng atau dipepes. Lalu berapa modal usaha yang dibutuhkan untuk memulai usaha ternak lele bagi pemula?

Rincian Modal Usaha Ternak Lele dari Awal sampai Berhasil

Keuntungan ternak lele sangat menjanjikan untuk menambah penghasilan. Jenis usaha ini bisa dijalankan secara sampingan. Tanpa panjang lebar, berikut ini rincian analisa modal usaha ternak lele rumahan bagi pemula dengan jumlah bibit lele 1.000 ekor, antara lain:

Bibit Lele
Untuk memperoleh bibit lele yang kecil-kecil ada dua cara. Pertama, mengawinkan benih lele jantan dan betina yang sudah besar dan dewasa. Dari hasil perkawinan lele akan muncul ribuan telor ikan lele yang kelak setelah menetas menjadi ribuan ikan lele yang kecil. Kedua,membeli benih ikan lele di peternak langsung. Adapun harga benih lele per ekor bervariasi. Namun di desa penulis harga benih lele ukuran 2 cm sekitar Rp 400. Jika Anda membeli benih lele lebih banyak akan mendapat harga lebih murah. Cara kedua ini lebih mengarah kepada usaha pembesaran lele. Maka bila anda beternak lele 1000 ekor, modal usaha uang yang dibutuhkan 1000 x  400 = Rp 400.000. Tentu harga bibit ikan lele per ekor bervariasi tergantung lokasi wilayah setempat.

Kolam
Modal usaha berikut yang dibutuhkan yaitu kolam. Ukuran kolam ikan lele 1000 ekor sekitar 4 meter x 6 meter. Kolam lele bisa terbuat dari terpal plastik yang bisa dibeli di toko terdekat sekitar Rp 500 ribu. Jika Anda mempunyai kolam dari tanah dan beton tembok itu lebih baik. Semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kolam lele dari terpal mudah dipindahkan.

Makanan
Pakan merupakan modal usaha penting lainnya dari usaha budidaya lele. Cara aga beternak ikan lele sangkuriang dan dumbo yang sukses salah satunya memberi makan ikan lele secara teratur dan disiplin. Misalnya tiga kali sehari. Ketika pagi, malam dan sore. Telat sebentar saja dalam memberi makan ikan lele sangat berbahaya. Lele akan bermetamorfosis kanibal yang saling memangsa satu sama lain. Sehingga tak heran bila jumlah ikan lele semakin berkurang bahkan jumlahnya hanya satu ketika dipanen. Hal ini dirasakan betul oleh penulis yang pernah mengalami kerugian beternak lele.

Apabila suatu ketika pakan ikan lele habis maka Anda jangan panik.Beli lagi pakan ikan lele di toko ikan, atau toko pemancingan terdekat. Atau bila anda kreatif bisa membuat sendiri pakan ikan lele alternatif yakni pakan ayam yang butiran kecil, dedak, daun-daunan dll. Harga pakan ikan lele sebesar Rp 600 ribu untuk 3 bulan.

Modal usaha budidaya lele sebagai pendukung antara lain vitamin harga Rp 150 ribu, biaya karyawan Rp 1 juta, baskom harga Rp 20 ribu, gayung harga Rp 10 ribu, selang air Rp 60 ribu, biaya tak terduga Rp 200 ribu. Estimasi modal usaha ternak lele sekitar kurang dari Rp 3 juta. Biaya modal usaha ternak lele di atas bisa kurang atau lebih disesuaikan dengan harga lokal. Harga di setiap tempat berbeda-beda.

Rahasia Sukses Ternak Lele
Bisnis ternak ikan lele termasuk jenis usaha sampingan dan utama yang membutuhkan modal kecil. Tapi keuntungan besar. Mau tahu cara meraih keberhasilan budidaya lele ? Inilah yang ditunggu-tunggu para peternak lele yakni tips sukses budidaya ikan lele.

Perbanyak kolam
Semakin banyak kolam ikan lele yang dimiliki maka semakin besar penghasilan. Hal ini berakibat pada jumlah modal usaha ternak lele jadi lebih besar. Misalnya untuk membeli terpal atau membeli kolam ikan dari tanah dan beton. Salah seorang pengusaha lele bisa untung puluhan juta rupiah perbulan karena ia mempunyai beberapa kolam ikan lele. Apabila anda tidak mempunyai kolam tanah atau tembok maka Anda dapat membuat kolam ikan lele dari terpal. Adapun lokasi bisa di samping rumah atau halaman rumah dengan ukuran 3 meter x 4 meter. Adapun cara pembuatan kolam terpal ikan lele bisa mendatangi pribadi usaha peternakan lele terdekat.

Kelebihan kolam ikan lele dari terpal mudah diperbanyak, bisa dibuat di lahan yang sempit, tidak memerlukan modal usaha yang besar, ikan lele sangat aman dari serangan hewan pemangsa seperti biawak dan ular, lele tumbuh dengan baik dll. Namun sebelum memasang terpal sebagai kolam alangkah baiknya terpal dicuci terlebih dahulu untuk menghilangkan bau plastik dan lem supaya steril dan benih lele berkembang dengan bagus.  Jemur terpal yang sudah dicuci sampai kering.

Selepas itu, pastikan terpal sudah bersih dan tak berbau. Kemudian pasang terpal sebagai kolam dengan penahan belahan kayu dari batang pohon bambu. Selanjutnya isi kolam terpal dengan air sekitar 20 centimeter. Lalu biarkan kolam terpal selama satu ahad lebih sampai muncul plankton dan lumut sebagai makanan vitamin ikan lele kelak.Yang selanjutnya masukkan benih ikan lele. Ukuran kolam ikan lele 1000 ekor sekitar 3 meter kali 2 meter.

Benih Lele Bagus
Agar usaha budidaya ikan lele sukses yang perlu diperhatikan yaitu pemilihan benih ikan lele yang berkualitas. Misalnya ikan lele dumbo, sangkuriang dll. Berikut ini tanda-tanda bibit ikan lele yang bagus dan berkualitas baik antara lain benih lele lincah, aktif, gesit, agak besar dan memiliki warna yang terang.

Seringkali bibit lele pada mat1 saat setelah dimasukkan ke dalam kolam. Hal ini disebabkan beberapa faktor. Salah satunya ikan lele tidak bisa menyesuaikan dengan kolam ikan lele yang baru. Oleh karena itu, cara mengatasi sangat mudah. Pada waktu membeli benih ikan lele sebanyak 1000 ekor jangan langsung dimasukkan ke kolam. Tapi lele harus diadaptasi dulu dengan cara dimasukkan ke dalam wadah besar yang berisi air kolam ikan lele tadi selama setengah jam. Setelah itu, barulah benih lele dimasukkan dalam kolam.

Melakukan Pemasaran Efektif
Pemasaran yang efektif yang bagaimana? Teknik pemasaran yanng efektif baik dan benar yaitu para pembeli datang sendiri ke peternakan budidaya ikan lele milik anda untuk membeli. Olah karenanya, anda perlu menjalin hubungan kerjasama yang baik dengan warung-warung terdekat, menjalin hubungan dengan para pedagang sayur keliling dan gerobak, menjalin kerjasama dengan restoran besar dll.

Strategi Pemasaran Ikan Lele
Sistem pemasaran lele sangat mudah seiring dengan tingkat kemajuan teknologi internet. Misalnya teman bisa menjual lele hasil ternak di sebuah blog, website, situs, marketplace, media social dan lain sebagainya. Menjual ikan lele di internet terutama blog cukup ampuh. Seperti yang dialami oleh penulis yang membuat blog gratisan dengan topik usaha perikanan. Banyak sekali orang yang menelepon penulis dimana mereka berniat membeli benih ikan lele.

Apabila lokasi rumah berada di tempat strategis. Misalnya di pinggir jalan raya yang ramai oleh lalu lintas kendaraan maka Anda bisa juga membuka bisnis ternak ikan lele di halaman rumah sambil memasang reklame usaha menjual lele segar. Dengan demikian orang yang melewati rumah akan mengenal jenis usaha yang anda  tekuni.

Teknik lain dalam menjual hasil panen lele bisa dengan cara menyampaikan langsung ke para penjual pecel lele yang tersebar di daerah. Tawarkan sistem kerjasama yang menguntungkan dimana teman akan mensuplai kebutuhan lele bagi para pedagang pecel lele.

Cara lain yang bisa ditempuh dalam pemasaran ikan lele dengan cara mendatangi pasar tradisional. Kemudian menyampaikan kepada para pedagang besar untuk menjalin kerjasama menjanjikan. Dimana Anda sebagai supplier ikan lele di pasar tersebut. Selanjutnya bisa pula mendata usaha kecil menengah yang berada di wilayah teman yang menggunakan bahan baku ikan lele. Misalnya usaha UKM kerupuk lele, abon lele, kere lele, nugget lele, keripik lele dll. Mereka tentunya membutuhkan lele dalam jumlah besar sebagai bhan baku utama.

Bila semua itu dilakukan dan hasil panen ikan lele masih banyak maka teman bisa menjalin dengan penampung atau pengepul ikan lele yang bisa beli ikan lele partai besar yang tersebar di aneka macam kota dan propinsi ibarat Jawa Timur, Jawa Barat, Tangerang, Jakarta, Bandung dll. Kemudian anda bisa mengolah lele oleh sendiri. Caranya buat saja usaha pecel lele di rumah, bisnis makanan olahan dari ikan lele, dan lain sebagainya.

Usaha jualan lele yang laris manis yaitu jualan benih dan bibit lele. Sebab mereka yang beli bukan hanya konsumen terakhir tapi ada juga yang berniat membuka usaha peternakan lele serupa. Dan terakhir ada sebuah telepon dari konsumen tempat Bandung yang berniat menjual lele hasil budidayanya secara cepat dikarenakan pakan lele habis. Waktu itu harga yang ditawarkan sekitar Rp 14 ribu perkilogram. Padahal harga ikan lele di pasaran Rp 20 ribu per kg. Ini juga menandakan bisnis penjualan lele tanpa modal sebagai penampung atau biro sangat menjanjikan juga di samping sebagai peternak lele.

Peluang usaha ternak ikan lele sangat sayang untuk dilewatkan. Karena jenis bisnis ini terbukti menguntungkan. Lahan kosong di rumah anda bisa dimanfaatkan sebagai kolam ikan lele menggunakan terpal. Untuk problem pakan bisa memakai pakan khusus lele dan bisa juga sisa-sisa makanan sebagai alternatif.

Salam Wirausaha ... Salam Sukses.