Cara Membedaka Antara Pupuk Organik (Alami) Dengan Pupuk Anorganik (Kimia) - Berusaha Bisnis

Latest

Inspirasi Usaha dan Bisnis

Wednesday, February 20, 2019

Cara Membedaka Antara Pupuk Organik (Alami) Dengan Pupuk Anorganik (Kimia)

Pupuk merupakan nutrisi bagi tanaman agar bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Dengan pemberian pupuk pada tanaman akan membuat tanaman menjadi lebih subur, menghasilkan produksi jauh lebih baik. Jika tanaman itu berjenis buah-buahan, maka akan menghasilkan buah yang berkualitas. Makanya kenapa dalam budidaya tanaman selalu tidak luput dari yang namanya pupuk. Untuk jenis pupuk ini dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu ada pupuk organik dan ada pula pupuk anorganik. 
  • Pupuk organik ialah pupuk yang dihasilkan atau berasal dari bahan-bahan alami, seperti kotoran ternak, sisa-sisa tanaman, sampah, tumbuhan, dan bahan bahan alami lainnya, yang biasanya dikenal dengan nama pupuk alami atau kompos. 
  • Sedangkan pupuk anorganik ialah pupuk yang berasal dari bahan-bahan sintetis dan biasanya kita kenal dengan nama pupuk kimia. 
Keduanya mempunyai perbedaan dari segi kualitas dan juga kuantitas. Namun penggunaan pupuk organik dan anorganik ini bisa dipadukan sehingga membuat tanaman akan tumbuh lebih baik. Meskipun mempunyai banyak dampak buruk pada penggunaan pupuk kimia, tapi kalau dipakai dengan cara yang benar akan membuat tanaman menjadi subur. tapi kalau penggunaan pupuk kimia tidak sesuai dengan aturan, dalam arti kata dipakai secara berlebihan atau overdosis (OD), maka hal itu akan menimbulkan dampak buruk, baik pada tanaman, tanah, dan juga lingkungan.
Nah kalau kita berbicara problem pupuk kimia, tentu kita sering melihat banyak bahkan rata-rata para petani menggunakannya untuk memupuk pertanian maupun perkebunan mereka. Meskipun mereka juga sebagian sudah tahu apa dampak buruk penggunaan pupuk kimia pada tumbuhan kalau berlebihan, namun tetap saja mereka tidak berhenti untuk menggunakan pupuk kimia sebagai pupuk andalan. 
Alasan apa mereka masih tetap menggunakan pupuk kimia? Ini dia alasannya :

Mengapa Para Petani Memilih Pupuk Kimia?


Setelah kita tahu dan paham tentang apa saja dampak buruk terhadap penggunaan pupuk kimia pada tumbuhan dan alasan yang membuat mereka tetap memakai pupuk kimia, maka sebaiknya perlu kita ketahui perbedaan antara pupuk organik dan pupuk anorganik atau pupuk kimia ini. Sehingga dengan adanya postingan ini anda bisa menentukan pilihan yang bijak mana kira-kira pupuk yang baik untuk tumbuhan dan mana pupuk yang dapat merusak tumbuhan dan ekosistem lingkungan.

Perbedaan Pupuk Organik Dengan Pupuk Anorganik :

  1. Pupuk organik merupakan pupuk yang berasal dari bahan-bahan alami sebagaimana diungkapkan di awal paragraf tadi, jadi jelas efek sampingnya tidak ada, dan baik untuk lingkungan, tumbuhan juga tanah. Sedangkan pupuk anorganik atau pupuk kimia ialah pupuk yang terbuat dari bahan-bahan sintetis yang mana kalau penggunaanya tidak tepat dan berlebihan akan merusak lingkungan, tanaman, dan juga tanah.
  2. Pupuk organik mengandung sekitar 16 unsur hara, sedangkan pupuk anorganik hanya mengadung satu unsur hara saja dalam jumlah yang cukup besar, sehingga membutuhkan banyak jenis pupuk kimia pada satu budidaya tanaman. 
  3. Menggunakan pupuk organik secara berkelanjutan akan menyebabkan tanah semakin subur dan gembur, namun berbeda kalau memakai pupuk anorganik atau kimia secara terus-menerus bisa merusak dan membuat tanah menjadi tandus dan keras.
  4. Dengan memakai pupuk organik, maka mikroorganisme bermanfaat dalam tanah, seperti cacing tidak akan mati dan semakin berkembang biak, sedangkan pupuk kimia justru akan mematikan seluruh mikroorganisme tanah yang baik, sehingga kesuburan tanah tidak terjaga.
  5. Menggunakan pupuk organik akan membuat tanah tetap stabil dan struktur tanah tetap gembur, sedangkan pupuk kimia akan menyebabkan tanah menjadi panas dan struktur tanah menjadi keras.

Sebenarnya masih banyak Perbedaan Antara Pupuk Organik (Alami) Dengan Pupuk Anorganik (Kimia) yang bisa diulas, namun beberapa perbedaan tersebut rasanya sudah bisa mewakili dari sekian banyak perbedaan antara pupuk alami dengan pupuk kimia. Mudah-mudahan atikel ini dapat menambah wawasan anda dan bermanfaat bagi para pembaca semua.

Salam Wirausaha ... Salam Sukses.