Peluang Usaha Ayam Kampung Rendah Lemak (Ayam Organik) dan Cara Membuatnya - Berusaha Bisnis

Latest

Inspirasi Usaha dan Bisnis

Thursday, August 2, 2018

Peluang Usaha Ayam Kampung Rendah Lemak (Ayam Organik) dan Cara Membuatnya

Para peternak sekarang dapat menghasilkan ayam rendah lemak, syaratnya mereka harus menambahkan daun katuk dan probiotik. itu bedasarkan riset Muhammad Daud dari Jurusan Produksi Ternak Universitas Abulyatama, Aceh, Wiranda G. 

Hasil penelitian dari Departemen Ilmu Nutrisi dan Pakan, Institut Pertanian Bogor bahwa dengan pemberian 0,2% probiotik Bacillus spp dan 0,5% daun katuk dalam pakan ayam berumur enam minggu akan menurunkan kadar lemak rata-rata 2,62% di paha dan 6,55% kadar kolesterol di dada, hati juga turun 0,18 mg - 0,72 mg per gr. 
Bakteri berbentuk batang itu menyediakan dan mengatur enzim yang bisa mencerna lemak dan menurunkan kadar kolesterol.


Potensi Beternak Ayam Organik

Dikutip dari blognya mas maman wacana rusman alumni dari IPB mengenai potensi dan laba ternak ayam organik. Seiring dengan gaya hidup dan kesadaran masyarakat akan hidup sehat membuat semua hal berbau organik seperti buah organik, beras organik semakin diburu. Begitu juga dengan ayam organik atau ayam kampung sama-sama bisa mendatangkan untung besar. Apalagi belum banyak peternak yang terjun ke ayam organik kian memperbesar peluang bisnisnya. Seperti apa ulasannya ?

Kesadaran akan hidup sehat menciptakan sebagian orang menjaga teladan makan. Saat ini menjadi pilihan sempurna yakni mengkonsumsi segala sesuatu yang serba organik. Salah satunya yakni ayam alami atau kerap disebut ayam organik. Ayam organik ini sudah lama di kenal di Taiwan, tetapi berdasarkan Sumiati, Dosen Ilmu Nutrisi Unggas Fakultas Peternakan IPB, di Indonesia sendiri belum ada peternakan organik murni. 

Pasalnya syarat untuk menjadi peternak organik harus terpenuhi mulai teknik budidaya, penggunaan pakan organik, tanpa obat-obatan/antibiotik/suplemen dan pakan pabrik, serta air yang digunakan untuk minum juga terjamin kebersihannya. Selain itu juga sebelum menyebut sebagai peternak organik, harus telah terbentuk sistem pertanian terpadu yaitu semua yang terkait pembudidayaan tumbuhan (jagung, kedelai) ikan atau hasil laut (kerang) sebagai bahan baku pakan harus dipastikan organik.

“Sampai saat ini masih belum ada ayam organik di Indonesia, yang ada hanya sebatas ayam herbal atau ayam probiotik,” papar Sumiati. Namun apa daya persepsi yang berkembang di masyarakat ayam tersebut di kenal dengan nama ayam organik. Yang dimaksud dengan ayam probiotik/herbal yakni ayam yang diperlihara dengan memberikan tambahan ramuan atau jamu dan kuman baik/probiotik dalam air minum. 

Sedangkan untuk pakan bisa di campur sendiri atau membeli pakan komplit (siap pakai) dari pabrik pakan yang terjamin keorganikannya. Karena pakan pabrik pada umumnya telah di campur antibiotik dan materi tambahan yang memacu pertumbuhan. Apalagi sampai saat ini bahan baku pakan sebagian besar masih diimpor dari beberapa Negara, misal saja jagung dan biji kedelai dari Amerika dan Brasil.



Herbal/Jamur untuk Ayam

Adapun ramuan atau jamu yang biasa digunakan oleh peternak ayam herbal/probiotik yakni rempah-rempah. Misal saja jahe, kunyit, lengkuas, jinten, mahkota dewa, mengkudu. Bahan herbal tersebut dihancurkan, kemudian dicampurkan dengan air minum ayam. Penggunaan bahan herbal tersebut ternyata bisa meningkatkan optimalitas penyerapan makanan serta peningkatan daya tahan tubuh terhadap penyakit. 

Selain rempah-rempah, ayam juga masih harus diberi probiotik yang merupakan kuman baik untuk melancarkan sistem pencernaan (lactobacillus), sehingga vitamin dan mineral bisa dengan baik di serap oleh tubuh ayam. 

Probiotik ini bisa dicampurkan dalam air minum beserta jamu/herbal. Biasanya menjelang masa panen, ayam yang diberi herbal tersebut selain mempunyai daya tahan tubuh yang baik, daging yang dihasilkan pun tidak bau amis, rendah lemak sehingga baik danaman dikonsumsi. Tak ayal ayam ini semakin banyak diminati masyarakat yang sangat peduli pada kesehatan, dan mempunyai back to nature dengan masakan organik.

Sementara ini, ayam yang paling cocok untuk dijadikan ayam organik yakni ayam kampung, pasalnya ayam kampung mempunyai pertumbuhan yang lebih lambat dan pakannya lebih sedikit. Berbeda dengan ayam broiler, yang mempunyai pertumbuhan cepat ini memerlukan pakan yang juga memacu pertumbuhan, sehingga masih sulit jikalau tidak memakai pakan pabrikan yang notabene telah di campur antibiotik/suplemen sehingga pertumbuhan tubuh ayam akan lebih cepat.

Setelah banyak di budidayakan ayam herbal atau ayam probiotik, boleh dibilang bisnis peternakan sudah mulai lebih baik. Apalagi penggunaan herbal ini bisa menggantikan penggunaan obat-obatan pabrik, paling tidak pemakaian obat produksi pabrikan semakin bisa dikurangi. Keuntungan lain yang bisa diperoleh peternak yakni nilai jual ayam alami/probiotik atau “ayam organik” ini lebih tinggi daripada ayam biasa. Biasanya ayam sehat ini dijual hanya di pasar modern atau kepada agen penjual daging dan telur ayam organik.

Harga ayam broiler organik dalam kedaan hidup dengan bobot mencapai 1kg Rp. 14,8 ribu, dan bobot 1,5 kg Rp. 13,3 ribu. Harga-harga ini yakni harga agen, sementara harga ke pedagang retail rata-rata Rp. 22 ribu untuk bobot 1 kg dan Rp. 20 ribu untuk yang berbobot 1,5 kg, sedangkan hingga ke konsumen simpulan harga sudah lebih dari Rp. 30 ribu. Sedangkan harga ayam kampong organik bisa mencapai Rp. 35-40 ribu/kg di tingkat petani. Dan harga naik menjadi sekitar 50-65 ribu/kg jikalau sudah di pasar.

Melihat tingginya harga jual ayam organik, tak salah jika James Stefanus, Manager Distribusi dan Marketing PT. Pronic, sebuah perusahaan distributor ayam, mengatakan, bahwa prospek peternakan ayam organik akan cerrah ke depannya. Hal ini dikuatkan oleh data permintaan ayam di Jakarta mencapai 750 ribu ekor/harinya, padahal peternak baru sanggup memenuhi permintaan hanya 50% setiap harinya. Belum lagi di kota besar lainnya yang permintaannya juga cukup tinggi.

Pemilihan DOC dan Telur Ayam

Untuk mendapat ayam broiler dengan hasil yang baik dan sehat, berdasarkan Sumiati kuncinya pada pemilihan bibit. Kriteria DOC yang bagus yakni standar bobotnya di atas 40 gr, lincah tidak lemah, aktif, tidak pincang, matanya cerah, bulunya sehat mengkilat. Dengan pemberian pakan 3 kali sehari, biasanya ayam broiler sudah bisa di jual dan dipotong pada umur 21 hingga 30 hari. Adapun bobot ayam biasanya 1 kg untuk 21 hari, 1,5 kg untuk usia 27 hari dan 1,7 kg untuk usia 30 hari. Sementara itu presentasi penyusutan berat ayam alami yang berbobot 1,3-1,7 kg akan turun menjadi 0,8-1 kg dikarenakan telah dikurangi bulu, leher dan ceker.

Sementara itu, bagi Anda yang ingin memelihara ayam kampung yang bisa menghasilkan telur dan daging ini agar memilih telur yang baik untuk ditetaskan. “telur berbentuk normal tidak terlalu lonjong ataupun tidak terlalu bulat,” ungkap Pak Eko. Telur yang akan ditetaskan berasal dari pembuahan pejantan. Biasanya ketika perkawinan memakai 1 ekor pejantan untuk 5-6 ekor betina. Sehingga peternak tak perlu mempunyai banyak pejantan. Selain menghasilkan telur, peternakan ayam kampung ini juga bisa menjual daging dari penjualan ayam pejantan. Bukan hanya itu, peternak inipun masih bisa menjual ayam yang berasal dari afkiran. Sehingga  ada beberapa orang beranggapan yang dimaksud dengan ayam pedaging hanyalah ayam broiler. Peternak ayam kampong pun juga bisa menjual daging ayam. Menurut Sumiati, ayam petelur kampung baru bisa bertelur pada umur 6 bulan dan produktif hingga 72 minggu (1,5 tahun).

Lokasi Peternakan Ayam Organik

Pada dasarnya ayam bisa diternakan di mana saja, baik di dataran rendah ataupun dataran tinggi. Namun yang harus ditekankan yakni lokasi ayam harus agak jauh dari perkampungan, hal ini untuk menghindari masalah sosial karena bau kotoran yang dihasilkan dari peternakan ayam tsb. Suhu ideal untuk ayam yakni 25 C dengan kelembaban 60-70%. Jika beternak di kawasan yang cukup panas, bisa disiasati dengan pengaturan ventilasi pada kandang. Ventilasi yang bagus akan membuat ayam merasa nyaman. Batas suhu kritis untuk ayam 30 C, kalau lebih dari itu biasanya ayam akan membutuhkan banyak minum dan malas makan, sehingga pertumbuhan ayam pun tidak maksimal.

Untuk ukuran kandang, ayam broiler memerlukan ruang yang cukup untuk bergerak, supaya ayam tidak stress dan jenuh, sehingga ukuran ideal untuk 1000 ekor ayam dengan luas 600 meter atau 60x10 meter. Baca juga :


Jika kandang langsung beralaskan tanah, sebaiknya dasaran kandang ditaburi dengan sekam. Hal ini bertujuan supaya ayam tdk langsung kontak dengan tanah, selain menghindari penyakit dari tanah, sekam juga dapat meredam bau amoniak yang dihasilkan dari kotoran ayam. 

Sedangkan untuk kandang panggung bisa memakai sekam atau tidak tergantung kebutuhan. Kandang bisa dibentuk dari bilah-bilah bambu. Agar malam hari ayam tak kedinginan ada baiknya sangkar diselimuti dengan plastik sehingga angin tidak langsung masuk ke dalam kandang. 
Untuk pakan yang paling ideal 1 tempat makan atau satu tempat minum hanya digunakan untuk 5 ekor ayam.

Salam Wirausaha ... Salam Sukses.