Perkiraan Modal Usaha Percetakan Dari Awal Sampai Buka - Berusaha Bisnis

Latest

Inspirasi Usaha dan Bisnis

Saturday, July 7, 2018

Perkiraan Modal Usaha Percetakan Dari Awal Sampai Buka

Membuka sebuah usaha yang sukses tidaklah mudah. Dibutuhkan inspirasi usaha yang jitu dan tatacara bagaimana meraih keberhasilan dari usaha tersebut. Salah satu jenis usaha yang menjanjikan yang bisa sobat tekuni dengan potensi keuntungan lumayan besar yaitu usaha percetakan. Bisnis percetakan senantiasa dibutuhkan orang untuk membuat produk-produk cetakan, seperti surat undangan khitanan dan pernikahan, brosur, pamflet, spanduk, buku, dan lain-lain.

Prospek Usaha Percetakan Rumahan
Usaha percetakan tak pernah ada matinya. Bisnis ini mengalami perkembangan pesat. Upaya kehadiran percetakan digital yang membuat pengerjaan orderan bisa dalam jumlah satuan dan jumlah banyak yang diselesaikan dalam waktu singkat. Selain itu, usaha percetakan digital lebih murah dari segi pembuatannya.

Saat ini banyak pengusaha percetakan sablon yang merubah bisnisnya ke usaha percetakan digital. Sebab keuntungan yang sangat tinggi. Jika anda sedang mencari peluang usaha yang menjanjikan keuntungan besar perharinya maka usaha percetakan sangat cocok untuk dijalankan.

Namun yang menjadi kendala bagi pemula untuk membuka usaha percetakan harus mempunyai modal sangat besar. Mengingat harga mesin percetakan lumayan mahal. Seperti fotocopy,offset, printer dll yang bisa mencapai ratusan juta rupiah. Akan tetapi seiring perkembangan jaman, usaha percetakan bisa dilakukan secara kecil kecilan dengan modal minim.

Untuk memulai usaha percetakan dengan modal kecil maka anda harus menghemat belanja modal usaha. Sobat bisa membeli mesin percetakan yang bekas tapi masih berkualitas baik. Selain itu, pastikan mesin percetakan hemat tinta dan bisa mencetak dokumen yang sangat banyak dalam waktu cepat. Bisnis percetakan bukanlah hal aneh bagi penulis. Karena tetangga penulis membuka usaha percetakan rumahan. Begitu pula tempat tinggal penulis berada di wilayah dekat pusat percetakan di Bandung yaitu kawasan Jalan Pagarsih dan Jalan Surapati atau Suci. Jika anda berminat membuka usaha percetakan maka anda bisa memulai secara kecil-kecilan skala home industri.

Jenis Barang Hasil Cetakan
Beberapa contoh produk-produk percetakan berikut ini yang bisa anda tawarkan untuk jasa percetakan offset maupun digital rumahan , antara lain :

1. Surat Undangan Pernikahan dan Khitanan
Salah satu momen penting dalam kehidupan seseorang yaitu menikah. Untuk mengundang orang-orang yang mereka cintai, orang yang hendak menikah membuat surat undangan pernikahan. Hal ini membuat usaha percetakan surat undangan pernikahan laris manis. Dan setiap minggu ada saja orang yang akan menikah di satu daerah. Selain menyediakan jasa pembuatan surat undangan pernikahan bisa juga membuat surat undangan khitanan.

2. Formulir
Sebuah usaha pasti membutuhkan produk-produk percetakan semcam formulir. Anda bisa menyediakan jasa pembuatan formulir bagi suatu perusahaan. Yang meliputi kop surat, bon, amplop, kartu nama, sticker, label usaha, stofmap, poster, brosur, mug bergambar, kalender dll yang berwarna. Oleh karena itu, anda bisa melobi banyak perusahaan skala besar maupun kecil yang berada di kawasan anda untuk menawarkan jasa pembuatan formulir bagi perusahaan.

3. Buku
Anda bisa menerima jasa cetak buku skala kecil maupun skala besar. Permintaan jasa percetakan buku ketika ini meningkat pesat seiring dengan kebutuhan akan ilmu pengetahuan. Pihak yang menggunakan jasa percetakan buku biasanya yaitu pihak penerbit buku. Buku yang laris manis dicetak yaitu buku soal-soal ujian saringan masuk sekolah tinggi tinggi negeri dan soal-soal tes CPNS. Untuk menghemat biaya percetakan buku maka anda bisa menggunakan mesin percetakan digital.


Rincian Biaya Modal Usaha Percetakan dari Awal hingga Buka

Modal usaha yang utama dari bisnis percetakan yaitu pengetahuan dan keterampilan dalam membuat produk-produk percetakan dengan kualitas sangat  baik dan rapi. Selain itu, modal usaha penting lainnya dari usaha percetakan  yaitu mental bisnis yang bagus, pantang mengalah dan ulet. Dan tak kalah penting modal usaha uang.

Tak menutup kemungkinan jika kemudian banyak orang bertanya berapakah modal usaha yang di butuhkan untuk buka usaha percetakan? Untuk lebih jelas, berikut ini rincian biaya modal usaha percetakan dari awal hingga buka, antara lain:

1. Mesin Percetakan atau Printer seharga Rp 10 juta
2. Komputer Pentium 5 seharga Rp 5 juta
3. Mesin pemotong seharga Rp 3 juta
4. CD aplikasi coreldraw dan photoshop seharga Rp 200 ribu
5. Mesin laminating dan materi laminasi seharga Rp 800 ribu
6. CD pola desain, frame kalender, frame bingkai poto, dan background foto seharga Rp 300 ribu
7. Tinta mesin cetak seharga Rp 300 ribu
8. Larutan pembersih seharga Rp 400 ribu

Total biaya modal usaha percetakan offset kecil-kecilan maupun digital printing sebesar 20 juta rupiah. Hal itu diasumsikan sobat membuka usaha percetakan  digital printing, sablon atau offset secara rumahan. Belum termasuk biaya sewa lokasi usaha.

Tips Sukses Membuka Usaha Percetakan Tanpa Modal
Bagi anda yang mempunyai modal uang yang cukup besar maka sobat bisa membuka usaha percetakan di tempat strategis yang ramai. Namun apabila anda memiliki modal terbatas namun ingin membuka usaha percetakan maka anda jangan sedih. Karena anda bisa membuka usaha percetakan tanpa modal. Caranya dengan melemparkan orderan cetakan ke usaha percetakan orang lain atau dikenal dengan nama Makloon.

Tugas anda mencari pesanan produk percetakan sebanyak mungkin. Cara paling mudah mencari orderan ke lingkungan terdekat terlebih dahulu. Dimulai dari tetangga, saudara, sanak kerabat, teman, rekan kerja dan kenalan lainnya. Anda bisa menawarkan jasa percetakan yang murah meriah dengan kualitas bagus. Untuk meyakinkan calon konsumen, anda bisa memberikan sampel produk percetakan yang telah dibuat.

Seiring berjalan waktu dalam menjalani bisnis percetakan tak selamannya mulus. Anda pastinya akan menghadapi banyak sekali hambatan dan kendala. Maka dari itu, anda diharuskan memiliki mental tangguh dan sifat pantang menyerah, pelajari terus seluk beluk usaha percetakan. Dari mulai cara mendapatkan order, produksi, finishing hingga layanan purna jual yang baik.

Salah satu cara menjalankan usaha percetakan yang sukses yaitu melakukan survey ke beberapa calon target konsumen. Pilihlah lokasi usaha percetakan di dekat sasaran yang dituju. Misalkan jikalau menargetkan kalangan mahasiswa maka anda bisa membuka usaha percetakan di depan kampus, pusat pendidikan, dll. Apabila anda menargetkan pangsa pasar secara umum maka anda bisa membuka usaha percetakan di tengah kota, pinggir jalan yang ramai dan lain-lain.

Mengapa harus membuka usaha percetakan di tempat strategis tersebut? Hal ini berpeluang untuk mendapatkan konsumen sebanyak mungkin setiap hari. Sehingga omset harian bisa didapatkan secara besar. Yang berdampak pada keuntungannya juga ikut besar.

Cara Memulai Bisnis Percetakan
Untuk membuka bisnis percetakan, langkah pertama yaitu menentukan jenis usaha percetakan yang hendak dipilih. Mau usaha percetakan digital, offset atau percetakan sablon. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing masing. Namun saran penulis sobat bisa memulai usaha percetakan digital karena lebih sedikit modal usaha yang dibutuhkan, bisa mencetak dalam jumlah banyak dan satuan, hasil produksi lebih bagus dan rapi dalam jumlah banyak, pengerjaan cepat dan lain sebagainya.

Berdasarkan pengamatan penulis, usaha percetakan digital bisa mengalahkan percetakan sablon. Hal ini membuat bisnis percetakan digital lebih menjanjikan dan punya prospek cerah. Ada banyak produk yang bisa dihasilkan dari usaha percetakan seperti buku, majalah, spanduk, brosur, pamflet, stofmap, amplop, kalender, mug, sablon kaos untuk pilkada dan pemilu dan lain sebagainya.

Bagi seorang pemula pasti akan menemui suatu kesulitan dalam membuka bisnis jasa percetakan, oleh karena itu, bagi pemula dianjurkan belajar mendalami seluk beluk percetakan dengan bekerja sebagai karyawan di perusahaan percetakan terlebih dahulu. Hal ini sama dengan yang dilakukan oleh salah seorang tetangga penulis yang bekerja sebagai karyawan di perusahaan percetakan digital di Jakarta. Setelah ia mempunyai banyak bekal pengalaman dan pengetahuan tentang seluk beluk bidang percetakan dari awal hingga akhirl yang meliputi cara membuat berbagai macam cetakan digital, cara promosi, dll maka ia mengundurkan diri dan memilih untuk membuka usaha percetakan mandiri.

Sekali membuka usaha percetakan, ia mempunyai dua cabang. Usaha percetakan yang pertama berada di Jakarta dimana ia menyewa sebuah ruko di tempat strategis untuk dibuka usaha percetakan. Sedangkan usaha percetakan kedua berada di kawasan Sumedang yang dikelola oleh sang istri yang bertugas mencari orderan cetakan. Orderan cetakan di desa lumayan banyak dari mulai spanduk, surat undangan pernikahan dan hajatan khitan, kartu nama, dll. Sistem promosi yang dijalankan memasang spanduk di pinggir jalan raya dan dari mulut ke mulut.

Karena bisnis percetakan termasuk usaha dalam bidang jasa maka pelayanan yang memuaskan bagi konsumen harus diperhatikan. Seperti hasil cetakan yang rapi, bagus, cepat dan tepat waktu. Selain itu, pelayanan harus ramah, sopan dan respon cepat. Harga yang ditawarkan harus lebih murah dari pesaing. Karena saat ini konsumen sudah pada pintar. Ia bisa mencari usaha jasa percetakan yang memberikan harga paling murah.

Hal tersebut di atas harus dilakukan untuk menjaga citra baik dari segi harga, kualitas maupun pelayanan. Jadi meski dapat orderan sesulit apapun jangan ditolak, anda harus menerimanya dengan cara melemparkan orderan tersebut ke jasa percetakan lain yang lebih sanggup mengerjakannya. Sehingga konsumen puas atas pelayanan usaha percetakan anda dan terkesan pelayanannya sangat lengkap.

Trik lain untuk berhasil dalam bisnis percetakan bagi pemula yaitu membuka usaha percetakan di tempat strategis. Misalkan pinggir jalan yang ramai, sekitar pusat keramaian orang, sekitar sentra usaha percetakan. Kalau di Bandung kawasan Pagarsih dan jalan suci. Ada baiknya tidak membuka bisnis percetakan di lokasi yang jauh dari sentra percetakan karena anda memerlukan promosi yang gencar. Konsumen akan ragu dengan bisnis percetakan sobat. Sebaliknya, jikalau usaha percetakan berada di sentra percetakan maka konsumen akan datang dengan sendirinya. Anda tak terlalu kesulitan dalam memperoleh konsumen.

Cara lain yang harus diperhatikan selain membuka usaha percetakan secara offline juga bisa mendirikan usaha percetakan online. Salah satu cara mendapatkan orderan cetakan secara online menggunakan teknik seo. Anda bisa membuat artikel tentang usaha percetakan sobat dan mensubmit ke google dan yahoo sehingga tampil di ranking satu. Selain itu, anda bisa menggunakan iklan adwords supaya usaha percetakan online anda berada di halaman satu google.

Terakhir, bagi anda yang ingin membuka usaha percetakan agar lebih laris maka gunakan sistem jemput bola. Andapun juga bisa melihat celah celah peluang orderan dari teman, anggota keluarga, rekan kerja, perusahaan di sekitar, instansi pemerintah swasta dan negeri dll. Dekatilah mereka dan tawarkanlah jasa percetakan sobat dengan banyak sekali keunggulan dan kelebihan yang dimiliki.

Salam Wirausaha ... Salam Sukses.