Rahasia Cara Membuka Usaha Bisnis Gas LPG 3 Kg, 5 Kg, dan 12 Kg - Berusaha Bisnis

Latest

Inspirasi Usaha dan Bisnis

Saturday, August 12, 2017

Rahasia Cara Membuka Usaha Bisnis Gas LPG 3 Kg, 5 Kg, dan 12 Kg

Usaha berjualan gas LPG 3 kg, 5 kg dan 12 kg merupakan jenis bisnis yang bisa menghasilkan keuntungan dengan sangat mudah dan cepat. Hal ini dikarenakan produk gas elpiji pertamina 3 kg, 5 kg dan 12 kilogram menjadi salah satu kebutuhan utama sehari-hari yang tidak bisa diabaikan untuk kepentingan memasak di dapur. Bisnis gas LPG rumahtangga ini bisa dibilang tak mengenal sepi pembeli. Sebab, hasil produk pertambangan satu ini selalu dibutuhkan untuk keperluan sehari-hari.

Usaha Gas Elpiji dan Aqua
Berdasarkan pengalaman penulis yang berbisnis gas elpiji 3 kg pertamina semenjak lama, usaha ini terbukti laku keras dan mudah terjual dengan perputaran uang sangat cepat. Hal ini tak terlepas dari permintaan yang sangat besar dari masyarakat terhadap gas LPG untuk kebutuhan memasak sehari-hari. Melihat kenyataan inilah yang membuat peluang bisnis gas elpiji 3 kg, 5 kg dan 12 kg sangat menjanjikan dan menguntungkan untuk dijalani saat ini.

Jika dahulu, usaha agen minyak tanah mengalami masa panen dan laris manis ketika berbisnis jualan minyak tanah. Namun sekarang terbalik. Usaha jualan minyak tanah sepi pembeli. Dan semenjak pemerintahan Indonesia masa SBY dan Jusuf Kalla melaksanakan agenda konversi bahan bakar dari minyak tanah ke  dalam bentuk gas elpiji pertamina membuat bisnis penjualan gas elpiji di Indonesia meningkat sangat pesat. Ada banyak orang yang diuntungkan dalam bisnis gas LPG ini yaitu pengecer, agen, pangkalan, sub agen, dll.


Beda dengan kuliner atau produk lainnya, bisnis gas LPG sangat praktis dan mudah. Andapun tidak perlu di repotkan dengan proses produksi dan promosi. Karena para pembeli akan datang sendiri ke gerai tempat berjualan gas elpiji 3 kg, 5 kg dan 12 kg terdekat. Hasil untung atau laba yang di dapatkan dari usaha jualan gas LPG bukan hanya cukup besar. Tetapi juga laba atau untung di raih sangat cepat padahal dengan modal kecil.

Karena bisnis gas LPG sangat praktis dan mudah sehingga di berbagai wilayah di Indonesia baik di kota maupun desa, usaha jualan gas elpiji 3 kg, 5 kg dan 12 kilogram seringkali digabungkan dengan usaha jualan air minum isi ulang Aqua. Bahkan penulis sendiri membuka bisnis jualan gas elpiji digabungkan dengan usaha jualan es krim secara rumahan. Pendek kata, bisnis apapun sangat cocok dikombinasikan dengan jenis usaha jualan gas elpiji pertamina. Seperti warung, toko, bengkel, usaha cuci motor dan kendaraan beroda empat dan usaha lain sebagainya.


Cara Membuka Usaha Bisnis Gas LPG 3 Kg, 5 Kg, dan 12 Kg

Sebelum memutuskan untuk memulai bisnis gas elpiji 3 kg, 5 kg dan 12 kg, ada baiknya anda menentukan jenis bisnis gas LPG. Ada banyak jenis usaha yang bisa sahabat pilih dan dilakukan dari bisnis gas LPG pertamina. Berikut ini cara membuka usaha bisnis gas LPG 3 kg, 5 kg, dan 12 kg yang sukses, antara lain:

1. Pengecer

Ngecer adalah cara paling mudah bagi seseorang untuk terjun ke dalam bisnis gas LPG. Usaha bisnis seperti ini sangat cocok bagi pemula yang mempunyai modal kecil. Seperti yang dilakukan oleh penulis. Modal usaha yang dibutuhkan sangat minim. Dimulai dari 8 tabung kosong maka anda sudah bisa mulai usaha jualan gas elpiji 3 kg sebagai pengecer. Jika anda sukses menjadi pengecer gas elpiji maka bila anda mempunyai modal usaha yang cukup besar bisa mencoba untuk mengajukan diri sebagai pangkalan atau sub agen gas LPG 3 kg, 5 kg dan 12 kg.

▪ Cara Menjadi Pengecer Gas Elpiji
Hal yang harus dipikirkan dari seorang pengecer gas elpiji yakni pasokan gas. Anda bisa mengambil pasokan gas LPG dari agen, pangkalan maupun dari pihak pengecer lain yang memberikan harga lebih murah. Jika mau untung lebih tinggi maka anda bisa mengambil pasokan gas langsung kepada pihak agen setempat. Harga gas elpiji pertamina ukuran 3 kg di agen sekitar Rp 18 ribu dan anda bisa menjual langsung ke konsumen seharga Rp 25 ribu. Nah dengan begitu keuntungan yang bisa anda peroleh sebagai pengecer sebesar Rp 7 ribu per tabung.

Namun untuk menjadi pengecer gas LPG yang ramai pembeli dibutuhkan aneka macam trik dan upaya. Berikut ini rahasia untuk trik dan tips sukses menjadi pengecer gas elpiji 3 kg, 5 kg dan 12 kg pertamina, yaitu menyediakan jasa layanan antar jemput gratis.

Cara ini sudah sering dilakukan oleh para pengecer gas elpiji di kawasan pinggiran. Di kota juga banyak pengecer gas LPG yang memberikan jasa pengriman antar jemput gas dari rumah ke rumah namun dengan biaya sebesar Rp 1000. Cara ini terbukti berhasil. Karena banyak orang yang malas keluar rumah untuk sekadar membeli gas elpiji. Apalagi mereka direpotkan dengan urusan pengangkutan tabung gas. Dan sekarang budaya praktis sudah membudaya. Sehingga usaha berjualan gas elpiji yang menyediakan jasa layanan pengiriman antar jemput laris manis.

2. Sub Agen atau Pangkalan

Bisnis yang lebih menguntungkan lainnya dari usaha jualan gas LPG 3 kg, 5 kg dan 12 kg yakni menjadi pangkalan atau sub agen. Anda tak usah direpotkan dengan usaha jualan gas elpiji pertamina. Karena konsumen datang sendiri ke tempat usaha anda untuk membeli gas secara berbondong-bondong baik itu konsumen pribadi maupun dari pihak pengecer, pemilik toko, warung dll. Untuk harga jual gas elpiji 3 kg dari pihak pangkalan biasanya sekitar Rp 21 ribu. Harga gas elpiji 3 kg dari pertamina sebesar Rp 15 ribu. Harga jual biro sebesar Rp 18 ribu. Maka pihak sub agen untung sekitar Rp 3 ribu rupiah per tabung.

Cara Menjadi Sub Agen Gas Elpiji Pertamina
Untuk menjadi sub agen atau pangkalan maka anda harus mengajukan diri kepada agen gas elpiji terdekat. Berikut ini langkah-langkah mendirikan pangkalan gas elpiji pertamina, antara lain:

a. Menawarkan diri kepada agen terdekat mengenai pengajuan menjadi sub agen

b. Menyiapkan modal usaha. Biasanya untuk menjadi sub agen, sahabat diminta untuk menyiapkan tabung gas sebanyak 100 tabung yang bisa dibeli sendiri dari agen bersangkutan. Jadi, agen bukan hanya mendapat keuntungan dari jualan isi tabung gas saja tapi juga dapat untung dari jualan tabung gas elpiji bagi pihak pengecer dan pangkalan. Harga tabung gas elpiji 3 kg yang kosong ketika ini sekitar Rp 120 ribu. Sedangkan harga tabung gas 3 kilogram yang telah terisi sekarang ini sebesar Rp 150 ribu.

c. Mempersiapkan lokasi usaha

d. Mengajukan proposal usaha gas elpiji sebagai pangkalan kepada agen

e. Setelah semua simpulan maka pihak biro akan melaksanakan survey. Dalam jangka waktu tidak lama maka anda akan mengantongi surat ijin sebagai pangkalan.  

3. Agen
Untuk menjadi biro gas LPG 3 kg, 5 kg dan 12 kg saat ini tidak mudah. Karena telah banyak agen yang tersebar di semua penjuru desa dan kota di tiap kecamatan. Jika anda ingin mendirikan usaha agen gas elpiji pertamina maka bisa membuka usaha agen gas di wilayah yang masih belum ada agen gas LPG di kawasan tersebut.

▪ Cara Menjadi Agen Gas Elpiji Pertamina
Berikut ini syarat syarat dan cara menjadi biro gas elpiji pertamina 3 kg, 5 kg dan 12 kg di tahun 2017, antara lain:

a. Mempunyai badan hukum baik dalam bentuk PT atau CV

b. Memiliki legalitas usaha seperti surat ijin gangguan, SIUP, TDP, dll

c. Mengantongi surat ijin agen gas LPG dari pihak pemerintahan desa atau kelurahan setempat

d. Melampirkan pas foto terbaru dan fotocopy KTP

e. Menandatangani surat kerjasama yang isinya siap mematuhi segala peraturan dan ketentuan yang diterapkan oleh pihak Pertamina. Salah satunya menyetorkan modal uang sebagai deposit ke pihak pertamina pusat.

Kendala dan Hambatan Bisnis Gas LPG 3 kg, 5 kg dan 12 kg
Dalam menekuni bisnis jualan gas elpiji pertamina baik ukuran 3 kg, 5 kg dan 12 kilogram kerapkali mengalami yang namanya hambatan dan rintangan. Berikut ini salah satu kendala dan hambatan yang seringkali ditemui dalam bisnis jualan gas LPG pertamina yakni kelangkaan gas elpiji.

Adapun gas LPG pertamina yang laku keras yakni ukuran 3 kg atau bentuk melon alasannya karena praktis dan mudah dibawa. Gas ukuran ini masih disubsidi oleh pemerintah sehingga hanya diperuntukkan bagi orang-orang miskin. Namun penyalahgunaan seringkali dilakukan oleh orang kaya dengan menggunakan gas elpiji 3 kg untuk kebutuhan bisnis dan dapur mereka.

Dikarenakan gas elpjji pertamina ukuran 3 kg laku keras di pasaran seringkali membuat terjadinya kelangkaan gas LPG 3 kg. Kalaupun ada harganya sangat mahal sampai Rp 28 ribu per tabung. Pilihan banyak masyarakat yakni beralih ke gas elpiji ukuran 5 kg yang berwarna pink dengan harga isi ulang Rp 65 ribu per tabung.

Terjadinya kelangkaan gas elpiji membuat para pengecer, pangkalan dan agen menderita kerugian cukup besar. Itulah resiko dari usaha jualan gas elpiji pertamina. Namun ada salah satu cara mengatasinya yaitu dengan mempunyai banyak stok tabung gas LPG aneka macam ukuran yang telah terisi penuh.

Demikianlah cara membuka usaha bisnis gas LPG 3 kg, 5 kg dan 12 kg yang sukses. Banyak orang yang berhasil menjadi pengusaha muda gas elpiji pertamina baik sebagai pengecer, pangkalan dan biro dengan omset puluhan juta rupiah perbulan. Sekarang giliran anda!

Salam Wirausaha ... Salam Sukses.